Exclusive Offers From Our Partners

View Deals

mcneil80mcnamara

Name

mcneil80mcnamara

User Details

fungsi kapasitor
Menyelami Berjenis-jenis Jenis & Fungsi Kapasitor
Anda tentu saja pernah menurut istilah capacitor bukan? Ya, istilah tersebut sering didengar untuk hal-hal yang berselok-belok dengan listrik. Nah, capacitor atau kapasitor sendiri yaitu sebuah segi elektronika yang berfungsi untuk menyimpan beban listrik dengan sementara. Menjadi, capacitor berikut akan menyimpan listrik interior waktu unik. Nilai ukuran eceran kapasitas dari capacitor adalah Farad. Korps capacitor otonom diambil daripada tokoh penemunya, yaitu Michael Faraday yang berasal daripada Inggris. Di umumnya, capacitor ini dengan sering ditemui pada variasi peralatan elektronika di lebih kurang kita.

Setelah mengenal pengertian kapasitor, Kamu pun tetap mengetahui apa-apa saja jenis-jenisnya. Ternyata, unsur elektronika yang satu ini memiliki penuh jenis. Akur, jenis capacitor memang amat beragam. Berdasar pada umum, ada dua jenis capacitor, ialah capacitor peringkat tetap juga capacitor variabel. Capacitor nilai tetap yaitu jenis capacitor yang bernilai konstan dan tidak meloncat. Ada kaum jenis capacitor nilai senantiasa yang tenar, di antaranya ialah capacitor keramik, kertas, polyester, mika, elektrolit, dan tantalum. Perbedaan macam capacitor tersebut adalah berlandaskan dari bahan-bahan yang diterapkan untuk memproduksi capacitor.

Provisional itu, capacitor variabel adalah jenis capacitor yang perhitungan kapasitasnya mampu berubah & bisa diatur. Capacitor terdiri dari 2 jenis, antara lain adalah capacitor Varco & Trimmer. Varco adalah capacitor yang terbuat dari benda logam secara ukuran yang cukup buntal dan bernilai kapasitas antara 100-500pF. Trimmer memiliki utama yang lebih kecil beserta nilai rangking maksimal seharga 100pF.

Capacitor tentu mempunyai banyak kepentingan pada rangkaian elektronika. Beberapa fungsi antara lain adalah guna tempat penyimpanan tenaga ataupun arus listrik, konduktor untuk melewatkan deraian Alternating Current (AC), guna kopling, penggeser fasa, gadang di dalam power supply, isolator untuk mengekang arus Direct Current (DC), serta untuk memilih jalan frekuensi.

Itulah beberapa yang wajib Anda ketahui. Sel elektronika tersebut memang mempunyai fungsi serta manfaat yang sangat banyak, maka itu sering dimanfaatkan dalam berbagai hal yang berselok-belok dengan pertalian arus listrik.

Terms of use and privacy

I agree to the terms of use and privacy

Whether you’re a newbie traveller looking for help or a backpacking veteran with words of wisdom to share, our community is waiting for you.

Join the Community
[contact-form-7 id="4" title="Contact form 1"]